Aku Anak Melayu
makananku awan minumanku hujan,
dipayung bulan dilindungi bintang,
pantang diusik pantang dicubit,
aku anak melayu,
dimana emas berbuah disitu aku memanjat,
dimana intan berhujan disitu aku menadah,
tidak memandang pelangi yang lalu,
leka dan alpa dengan duniawi
aku anak melayu,
dibibir hanya menanam tebu,
janji menunggu bersumpah palsu,
jam yang wujud hanyalah tugu,
hati yang luhur menahan bara.
aku anak melayu,
agamaku suci hanyalah lafaz,
iman dihati sekadar patung,
dilihat cantik hakikatnya kosong,
dipermain pula sang seteru.
No comments:
Post a Comment